Rabu, 01 Oktober 2014

Kota Berkelanjutan

Tugas Arsitektur Lingkungan
Endang Wulandari
22313905
2TB06

Kota Berkelanjutan
Kota berkelanjutan atau sustained city adalah kota yang dirancang dengan mempertimbangkan dampak yang terjadi pada lingkungan. Dengan tujuan mengurangi input seperti kebutuhan energi, makanan dan air. Yang berarti kota berkelanjutan bertujuan membangun kota untuk masa depan yang sehat.
Definisi Kota Berkelanjutan
Ø  Urban21 Conference (Berlin, July 2000), pembangunan kota berkelanjutan diartikan sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan kota dan warganya tanpa menimbulkan beban bagi generasi yang akan datang akibat berkurangnya sumberdaya alam dan penurunan kualitas lingkungan.
Ø  Brundtland Report dari PBB, 1987. Pembangunan berkelanjutan adalah terjemahan dari Bahasa Inggris, sustainable development. Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial. (oman)
Ø  UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mendefinisikan kawasan perkotaan sebagai wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi. Beberapa pakar memberikan pengertian kota atau perkotaan sebagai area terbangun yang berlokasi saling berdekatan, meluas dari pusatnya hingga ke daerah pinggiran dan terdiri dari bangunan-bangunan permukiman, komersial, industri, pemerintahan, prasarana transportasi, dan lain-lain.
Pembangunan Kota Berkelajutan
Pembangunan kota berkelanjutan adalah suatu proses yang berlangsung secara terus – menerus, pembangunan kota berkelanjutan merupakan respon terhadap perubahan ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya. Proses pembangunan berkelanjutan tidak sama pada setiap kota.  Tantangan terbesar dalam membangun kota berkelanjutan adalah menciptakan system politik, kelembagaan pada strategi, program dan kebijakan yang ada di dalamnya, agar kota berkelanjutan menjadi kota yang nyaman bagi warga negaranya.
Selain tantangan pada pemerintahan yang telah di sebutkan di atas, tantangan yang perlu dihadapi adalah dari segi pertumbuhan penduduk pada daerah yang padat penduduk yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Pertambahan penduduk ini sangat berpengaruh pada keadaan alam sekitar. Oleh karena itu, pembangunan kota harus memperhatikan aspek lingkungan dan alam.
Hal Penting Pada Kota Berkelanjutan Menurut Para Ahli
Ø  Pada tahun 1989, World Commission on Environment dan Development (WCED) mempublikasikan Brundtland Report dalam dokumen Our Common Future mengenai pembangunan berkelanjutan yang selanjutnya dikenal dan diterima secara luas sebagai basis mengatur tata kehidupan dunia yang lebih berkelanjutan. Keberlanjutan (sustainability) didefinisikan sebagai “memenuhi kebutuhan pada masa kini tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi pada masa mendatang” (to meet the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their own needs).
Ø  Jonathon Porritt, menganggap ”ekonomi adalah subsistem kehidupan sosial, dan kehidupan sosial merupakan subsistem biosfer atau sistem total kehidupan di bumi. Tidak satu subsistempun mampu melampaui kapasitas sistem biosfer”.
Ø  oleh IUCN, UNEP, dan WWF yang memposisikan kehidupan manusia akan berada dalam batas dukungan lingkungan, dimana keberlanjutan didefinisikan sebagai “perbaikan kualitas kehidupan manusia dalam batas daya-dukung suportif ekosistem”.
Ø  The Earth Charter memperkuat pengertian Pembangunan kota berkelanjutan sebagai proses pembentukan nilai dan arah menuju penghargaan terhadap sumberdaya alam dan lingkungan, hak asasi manusia, pemerataan ekonomi, dan perdamaian sebagai tanggungjawab terhadap generasi mendatang.
Ø  Pembangunan kota harus memperhatikan alam dan lingkungan sebagaimana konsep E. Howard dengan Garden City-nya.

Prinsip yang Mendasari Kota Berkelanjutan :
Ø  terjaminnya pertumbuhan perekonomian yang stabil dan mantap dalam rangka menunjang perekonomian Nasional;
Ø  terdukungnya peningkatan produktivitas dan kesejahteraan warga kota;
Ø  terselenggaranya pelayanan publik yang lebih memadai dengan dukungan inovasi dan iptek;
Ø  terjaminnya kualitas lingkungan yang mendukung warga meningkatkan produktivitasnya dan berkontribusi terhadap kepentingan yang lebih luas; serta
Ø  terbangunnya pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh warga dalam meningkatkan kesejahteraan, mengakses pelayanan publik, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari.
Ciri – ciri yang mendasari kepentingan dalam mewujudkan kota berkelanjutan :
  1. Merupakan konsentrasi penduduk, dalam arti jumlah, kepadatan, dan pertambahan penduduk yang lebih tinggi.
  2. Merupakan kawasan terbangun yang lebih masif.
  3.  Merupakan pusat produksi dan produktivitas barang dan jasa.
  4. Bukan merupakan kawasan pertanian dalam arti luas.
  5. Didominasi oleh permukiman kota, bangunan komersial, bangunan industri, bangunan pemerintahan, dan bangunan sosial.
  6. Dilengkapi oleh prasarana dan sarana transportasi, ekonomi, dan sosial perkotaan.
  7. Dilengkapi oleh utilitas air bersih, drainase, air kotor, persampahan, telepon, dan listrik.
  8. Penduduk kota cenderung berlatar belakang heterogen, berpendidikan relatif lebih tinggi, berstatus ekonomi dan sosial lebih baik, bersifat rasional dan individualistik, dan memiliki inovasi dan kreativitas lebih maju.

Peran Penduduk Dalam Pembangunan Berkelanjutan

Penduduk atau masyarakat merupakan bagian penting atau titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan, karena peran penduduk sejatinya adalah sebagai subjek dan objek dari pembangunan berkelanjutan. Jumlah penduduk yang besar dengan pertumbuhan yang cepat, namun memiliki kualitas yang rendah, akan memperlambat tercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan yang semakin terbatas.

Pengaruh Kualitas Penduduk Untuk Pembangunan Kota Berkelanjutan

Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di suatu negara, diperlukan komponen penduduk yang berkualitas. Karena dari penduduk berkualitas itulah memungkinkan untuk bisa mengolah dan mengelola potensi sumber daya alam dengan baik, tepat, efisien, dan maksimal, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga harapannya terjadi keseimbangan dan keserasian antara jumlah penduduk dengan kapasitas dari daya dukung alam dan daya tampung lingkungan.
Negara dan Kota Dunia yang Sudah dan akan menerapkan Kota Berkelanjutan
  • Australia, Kota Moreland. Kota Moreland di utara Melbourne, memiliki program untuk karbon menjadi netral, salah satunya adalah “Zero Carbon Moreland ‘, antara lain implementasi yang berkelanjutan yang ada dan proposal. Kota Melbourne. Selama 10 tahun terakhir, berbagai metode untuk meningkatkan transportasi umum telah dilaksanakan, zona bebas mobil dan seluruh jalan-jalan juga telah dilaksanakan. Kota Taree Raya. Kota Greater Taree Utara Sydney telah mengembangkan sebuah rencana induk untuk karbon rendah pertama Australia-untuk-tidak ada pembangunan perkotaan.
  • Brasil, Deforestasi hutan hujan asli di Rio de Janeiro City untuk ekstraksi dari tanah liat untuk teknik sipil. Contoh kota berkelanjutan di Brazil Selatan kota Porto Alegre dan Curitiba sering dikutip sebagai contoh perkotaan berkelanjutan.
  • Kanada, Pada tahun 2010, Calgary peringkat sebagai kota-eko teratas di planet ini untuk, yang “tingkat yang sangat baik pelayanan di pembuangan sampah, sistem pembuangan, dan drinkability air dan ketersediaan, ditambah dengan polusi udara yang relatif rendah.” Survei ini dilakukan bersamaan dengan Mercer terkemuka Survey Kualitas Hidup.
  • Cina, Cina bekerja sama dengan investasi dan teknologi yang disediakan oleh pemerintah Singapura untuk membangun sebuah ecocity di Pesisir Kabupaten Baru Kota Tianjin di Cina utara, yang disebut “Sino-Singapura Tianjin Eco-kota”. Dongtan Eco-City adalah nama proyek lain di pulau terbesar ketiga di Cina di muara Sungai Yangtze dekat Shanghai. Proyek ini dijadwalkan untuk menampung 50.000 penduduk pada tahun 2010. Huangbaiyu big eko-city yang dibangun oleh China. Pada bulan April 2008, sebuah proyek kolaborasi ecocity yang diusulkan untuk sebuah kabupaten di Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu di Sungai Yangtze, di barat Shanghai. Rizhao pemanas air surya untuk rumah tangga, dan telah di rekomendasikan untuk Model Kota di China.
  • Denmark, Taman industri di Kalundborg sering disebut sebagai model untuk ekologi industri.
  • Ekuador, Loja, Ekuador memenangkan tiga penghargaan internasional bagi upaya keberlanjutan dimulai oleh perusahaan Walikota Dr Jose Bolivar Castillo
  • Estonia, Oxford Residences selama empat musim di Estonia. Oxford Group Berkelanjutan, memenangkan hadiah bagi Perusahaan Berkelanjutan of the Year, ini bisa dibilang salah satu perkembangan berkelanjutan paling maju (lengkap:red), tidak hanya mencoba untuk menjadi karbon netral, tetapi sudah karbon negatif dan mempertimbangkan faktor seperti ekonomi, pembangunan keuangan, sosial terhadap lingkungan sekitarnya, lingkungan, makanan, energi, kebijakan pemerintah, penduduk setempat, pendidikan, pada kenyataannya lebih dari pengembangan sistem yang lain.
  • Jerman, Tidak ada negara lain yang telah membangun lebih banyak proyek-proyek eko-city dari Jerman. Freiburg im Breisgau sering disebut sebagai kota hijau. Ini adalah salah satu dari sedikit kota dengan walikota hijau dan dikenal bagi perekonomian yang kuat surya. Vauban, Freiburg adalah sebuah distrik model berkelanjutan. Semua rumah dibangun dengan standar konsumsi energi rendah dan seluruh kabupaten dirancang untuk car free (daerah bebas kendaraan bermotor-red). Kabupaten hijau di Freiburg adalah Rieselfeld, di mana rumah-rumah menghasilkan energi yang lebih dari yang mereka konsumsi. Ada beberapa proyek lainnya kota hijau berkelanjutan seperti Kronsberg di Hannover dan perkembangan saat ini di seluruh Munich, Hamburg dan Frankfurt.
  • Hong Kong, Pemerintah menggambarkan diusulkan Hung Shui Kiu kota baru sebagai eco-city. Hal yang sama terjadi dengan rencana pembangunan perkotaan di situs dari mantan Kai Tak Airport.
  • India, India adalah bekerja pada Gujarat International Finance Tec-Kota atau GIFT yang merupakan kota dunia kelas di bawah konstruksi di negara bagian Gujarat India. Ini akan muncul pada 500 hektar (2,0 km2) tanah Ini juga akan menjadi yang pertama dari jenisnya sepenuhnya Kota Berkelanjutan Manimekala adalah Hightec Eco kota diproyeksikan dalam Karaikal, India akan mempertimbangkan luas 5 km2. Ini akan menjadi yang pertama dari jenisnya di India Selatan.
  • Kenya, Hacienda – Mombasa, Kenya. Ini adalah perkembangan terbesar properti hunian yang ramah lingkungan di Afrika Timur, konstruksi sedang berlangsung, dan akhirnya akan menjadi salah satu perkebunan pertama Afrika mandiri.
  • Korea, Songdo IBD adalah kota yang direncanakan di Korea yang telah mendirikan sejumlah fitur ramah lingkungan. Ini termasuk sebuah taman pusat, irigasi dengan air laut, sebuah jalur kereta bawah tanah, jalur sepeda, sistem tangkapan air hujan, sistem pengumpulan sampah pneumatik, … Akhirnya, 75% dari sampah yang dihasilkan oleh pembangunan kota akan didaur ulang. Gwanggyo City Centre merupakan kota berkelanjutan yang direncanakan di Korea.
  • Selandia Baru, Kota Waitakere, bagian Barat wilayah perkotaan lebih besar Auckland, pertama kali Selandia Baru, eco-city, bekerja dari GreenPrint, dokumen pedoman bahwa Dewan Kota dikembangkan pada awal 1990-an.
  • Republik Irlandia, South Dublin County Council mengumumkan rencana pada akhir tahun 2007 untuk mengembangkan Clonburris, pinggiran baru Dublin untuk berisi hingga 15.000 rumah baru, harus dirancang untuk mencapai nilai standar internasional. Rencana untuk Clonburris termasuk. Inovasi hijau yang tak terhitung jumlahnya seperti tinggi tingkat efisiensi energi, energi terbarukan wajib untuk pemanasan dan listrik, penggunaan bahan bangunan daur ulang dan berkelanjutan, sistem distrik pemanas penyebaran panas, pemberian jatah untuk makanan tumbuh, dan bahkan melarang pengering jatuh, dengan pengeringan alami daerah yang disediakan sebagai gantinya.
  • Swedia, Gothenburg, dan terutama Älvstaden (pusat kota di tepi sungai Göta älv) adalah contoh yang baik dari kota yang berkelanjutan di Swedia. Mereka memiliki dampak lingkungan yang rendah, mengandung rumah pasif, sistem daur ulang yang baik untuk limbah, dll
  • United Kingdom, Hammarby Sjöstad, Stockholm, St Davids kota terkecil di Inggris bertujuan untuk menjadi kota pertama yang netral karbon di dunia. Leicester adalah kota lingkungan pertama Inggris.
  • Amerika Serikat, Arcosanti, Arizona Treasure Island, San Francisco: merupakan proyek yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kota kecil. Coyote Springs Nevada kota terbesar direncanakan di Amerika Serikat. Babcock Ranch Florida sebuah kota bertenaga surya diusulkan. Douglass Ranch di Arizona Buckeye. Mesa del Sol di Albuquerque, New Mexico, Sonoma Mountain Village di Taman Rohnert, California




Daftar Pustaka
Endang Wulandari
22313905
2TB06
Kota Berkelanjutan
Kota berkelanjutan atau sustained city adalah kota yang dirancang dengan mempertimbangkan dampak yang terjadi pada lingkungan. Dengan tujuan mengurangi input seperti kebutuhan energi, makanan dan air. Yang berarti kota berkelanjutan bertujuan membangun kota untuk masa depan yang sehat.
Definisi Kota Berkelanjutan
Ø  Urban21 Conference (Berlin, July 2000), pembangunan kota berkelanjutan diartikan sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan kota dan warganya tanpa menimbulkan beban bagi generasi yang akan datang akibat berkurangnya sumberdaya alam dan penurunan kualitas lingkungan.
Ø  Brundtland Report dari PBB, 1987. Pembangunan berkelanjutan adalah terjemahan dari Bahasa Inggris, sustainable development. Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial. (oman)
Ø  UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mendefinisikan kawasan perkotaan sebagai wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi. Beberapa pakar memberikan pengertian kota atau perkotaan sebagai area terbangun yang berlokasi saling berdekatan, meluas dari pusatnya hingga ke daerah pinggiran dan terdiri dari bangunan-bangunan permukiman, komersial, industri, pemerintahan, prasarana transportasi, dan lain-lain.
Pembangunan Kota Berkelajutan
Pembangunan kota berkelanjutan adalah suatu proses yang berlangsung secara terus – menerus, pembangunan kota berkelanjutan merupakan respon terhadap perubahan ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya. Proses pembangunan berkelanjutan tidak sama pada setiap kota.  Tantangan terbesar dalam membangun kota berkelanjutan adalah menciptakan system politik, kelembagaan pada strategi, program dan kebijakan yang ada di dalamnya, agar kota berkelanjutan menjadi kota yang nyaman bagi warga negaranya.
Selain tantangan pada pemerintahan yang telah di sebutkan di atas, tantangan yang perlu dihadapi adalah dari segi pertumbuhan penduduk pada daerah yang padat penduduk yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Pertambahan penduduk ini sangat berpengaruh pada keadaan alam sekitar. Oleh karena itu, pembangunan kota harus memperhatikan aspek lingkungan dan alam.
Hal Penting Pada Kota Berkelanjutan Menurut Para Ahli
Ø  Pada tahun 1989, World Commission on Environment dan Development (WCED) mempublikasikan Brundtland Report dalam dokumen Our Common Future mengenai pembangunan berkelanjutan yang selanjutnya dikenal dan diterima secara luas sebagai basis mengatur tata kehidupan dunia yang lebih berkelanjutan. Keberlanjutan (sustainability) didefinisikan sebagai “memenuhi kebutuhan pada masa kini tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi pada masa mendatang” (to meet the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their own needs).
Ø  Jonathon Porritt, menganggap ”ekonomi adalah subsistem kehidupan sosial, dan kehidupan sosial merupakan subsistem biosfer atau sistem total kehidupan di bumi. Tidak satu subsistempun mampu melampaui kapasitas sistem biosfer”.
Ø  oleh IUCN, UNEP, dan WWF yang memposisikan kehidupan manusia akan berada dalam batas dukungan lingkungan, dimana keberlanjutan didefinisikan sebagai “perbaikan kualitas kehidupan manusia dalam batas daya-dukung suportif ekosistem”.
Ø  The Earth Charter memperkuat pengertian Pembangunan kota berkelanjutan sebagai proses pembentukan nilai dan arah menuju penghargaan terhadap sumberdaya alam dan lingkungan, hak asasi manusia, pemerataan ekonomi, dan perdamaian sebagai tanggungjawab terhadap generasi mendatang.
Ø  Pembangunan kota harus memperhatikan alam dan lingkungan sebagaimana konsep E. Howard dengan Garden City-nya.

Prinsip yang Mendasari Kota Berkelanjutan :
Ø  terjaminnya pertumbuhan perekonomian yang stabil dan mantap dalam rangka menunjang perekonomian Nasional;
Ø  terdukungnya peningkatan produktivitas dan kesejahteraan warga kota;
Ø  terselenggaranya pelayanan publik yang lebih memadai dengan dukungan inovasi dan iptek;
Ø  terjaminnya kualitas lingkungan yang mendukung warga meningkatkan produktivitasnya dan berkontribusi terhadap kepentingan yang lebih luas; serta
Ø  terbangunnya pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh warga dalam meningkatkan kesejahteraan, mengakses pelayanan publik, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari.
Ciri – ciri yang mendasari kepentingan dalam mewujudkan kota berkelanjutan :
  1. Merupakan konsentrasi penduduk, dalam arti jumlah, kepadatan, dan pertambahan penduduk yang lebih tinggi.
  2. Merupakan kawasan terbangun yang lebih masif.
  3.  Merupakan pusat produksi dan produktivitas barang dan jasa.
  4. Bukan merupakan kawasan pertanian dalam arti luas.
  5. Didominasi oleh permukiman kota, bangunan komersial, bangunan industri, bangunan pemerintahan, dan bangunan sosial.
  6. Dilengkapi oleh prasarana dan sarana transportasi, ekonomi, dan sosial perkotaan.
  7. Dilengkapi oleh utilitas air bersih, drainase, air kotor, persampahan, telepon, dan listrik.
  8. Penduduk kota cenderung berlatar belakang heterogen, berpendidikan relatif lebih tinggi, berstatus ekonomi dan sosial lebih baik, bersifat rasional dan individualistik, dan memiliki inovasi dan kreativitas lebih maju.

Peran Penduduk Dalam Pembangunan Berkelanjutan

Penduduk atau masyarakat merupakan bagian penting atau titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan, karena peran penduduk sejatinya adalah sebagai subjek dan objek dari pembangunan berkelanjutan. Jumlah penduduk yang besar dengan pertumbuhan yang cepat, namun memiliki kualitas yang rendah, akan memperlambat tercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan yang semakin terbatas.

Pengaruh Kualitas Penduduk Untuk Pembangunan Kota Berkelanjutan

Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di suatu negara, diperlukan komponen penduduk yang berkualitas. Karena dari penduduk berkualitas itulah memungkinkan untuk bisa mengolah dan mengelola potensi sumber daya alam dengan baik, tepat, efisien, dan maksimal, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga harapannya terjadi keseimbangan dan keserasian antara jumlah penduduk dengan kapasitas dari daya dukung alam dan daya tampung lingkungan.
Negara dan Kota Dunia yang Sudah dan akan menerapkan Kota Berkelanjutan
  • Australia, Kota Moreland. Kota Moreland di utara Melbourne, memiliki program untuk karbon menjadi netral, salah satunya adalah “Zero Carbon Moreland ‘, antara lain implementasi yang berkelanjutan yang ada dan proposal. Kota Melbourne. Selama 10 tahun terakhir, berbagai metode untuk meningkatkan transportasi umum telah dilaksanakan, zona bebas mobil dan seluruh jalan-jalan juga telah dilaksanakan. Kota Taree Raya. Kota Greater Taree Utara Sydney telah mengembangkan sebuah rencana induk untuk karbon rendah pertama Australia-untuk-tidak ada pembangunan perkotaan.
  • Brasil, Deforestasi hutan hujan asli di Rio de Janeiro City untuk ekstraksi dari tanah liat untuk teknik sipil. Contoh kota berkelanjutan di Brazil Selatan kota Porto Alegre dan Curitiba sering dikutip sebagai contoh perkotaan berkelanjutan.
  • Kanada, Pada tahun 2010, Calgary peringkat sebagai kota-eko teratas di planet ini untuk, yang “tingkat yang sangat baik pelayanan di pembuangan sampah, sistem pembuangan, dan drinkability air dan ketersediaan, ditambah dengan polusi udara yang relatif rendah.” Survei ini dilakukan bersamaan dengan Mercer terkemuka Survey Kualitas Hidup.
  • Cina, Cina bekerja sama dengan investasi dan teknologi yang disediakan oleh pemerintah Singapura untuk membangun sebuah ecocity di Pesisir Kabupaten Baru Kota Tianjin di Cina utara, yang disebut “Sino-Singapura Tianjin Eco-kota”. Dongtan Eco-City adalah nama proyek lain di pulau terbesar ketiga di Cina di muara Sungai Yangtze dekat Shanghai. Proyek ini dijadwalkan untuk menampung 50.000 penduduk pada tahun 2010. Huangbaiyu big eko-city yang dibangun oleh China. Pada bulan April 2008, sebuah proyek kolaborasi ecocity yang diusulkan untuk sebuah kabupaten di Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu di Sungai Yangtze, di barat Shanghai. Rizhao pemanas air surya untuk rumah tangga, dan telah di rekomendasikan untuk Model Kota di China.
  • Denmark, Taman industri di Kalundborg sering disebut sebagai model untuk ekologi industri.
  • Ekuador, Loja, Ekuador memenangkan tiga penghargaan internasional bagi upaya keberlanjutan dimulai oleh perusahaan Walikota Dr Jose Bolivar Castillo
  • Estonia, Oxford Residences selama empat musim di Estonia. Oxford Group Berkelanjutan, memenangkan hadiah bagi Perusahaan Berkelanjutan of the Year, ini bisa dibilang salah satu perkembangan berkelanjutan paling maju (lengkap:red), tidak hanya mencoba untuk menjadi karbon netral, tetapi sudah karbon negatif dan mempertimbangkan faktor seperti ekonomi, pembangunan keuangan, sosial terhadap lingkungan sekitarnya, lingkungan, makanan, energi, kebijakan pemerintah, penduduk setempat, pendidikan, pada kenyataannya lebih dari pengembangan sistem yang lain.
  • Jerman, Tidak ada negara lain yang telah membangun lebih banyak proyek-proyek eko-city dari Jerman. Freiburg im Breisgau sering disebut sebagai kota hijau. Ini adalah salah satu dari sedikit kota dengan walikota hijau dan dikenal bagi perekonomian yang kuat surya. Vauban, Freiburg adalah sebuah distrik model berkelanjutan. Semua rumah dibangun dengan standar konsumsi energi rendah dan seluruh kabupaten dirancang untuk car free (daerah bebas kendaraan bermotor-red). Kabupaten hijau di Freiburg adalah Rieselfeld, di mana rumah-rumah menghasilkan energi yang lebih dari yang mereka konsumsi. Ada beberapa proyek lainnya kota hijau berkelanjutan seperti Kronsberg di Hannover dan perkembangan saat ini di seluruh Munich, Hamburg dan Frankfurt.
  • Hong Kong, Pemerintah menggambarkan diusulkan Hung Shui Kiu kota baru sebagai eco-city. Hal yang sama terjadi dengan rencana pembangunan perkotaan di situs dari mantan Kai Tak Airport.
  • India, India adalah bekerja pada Gujarat International Finance Tec-Kota atau GIFT yang merupakan kota dunia kelas di bawah konstruksi di negara bagian Gujarat India. Ini akan muncul pada 500 hektar (2,0 km2) tanah Ini juga akan menjadi yang pertama dari jenisnya sepenuhnya Kota Berkelanjutan Manimekala adalah Hightec Eco kota diproyeksikan dalam Karaikal, India akan mempertimbangkan luas 5 km2. Ini akan menjadi yang pertama dari jenisnya di India Selatan.
  • Kenya, Hacienda – Mombasa, Kenya. Ini adalah perkembangan terbesar properti hunian yang ramah lingkungan di Afrika Timur, konstruksi sedang berlangsung, dan akhirnya akan menjadi salah satu perkebunan pertama Afrika mandiri.
  • Korea, Songdo IBD adalah kota yang direncanakan di Korea yang telah mendirikan sejumlah fitur ramah lingkungan. Ini termasuk sebuah taman pusat, irigasi dengan air laut, sebuah jalur kereta bawah tanah, jalur sepeda, sistem tangkapan air hujan, sistem pengumpulan sampah pneumatik, … Akhirnya, 75% dari sampah yang dihasilkan oleh pembangunan kota akan didaur ulang. Gwanggyo City Centre merupakan kota berkelanjutan yang direncanakan di Korea.
  • Selandia Baru, Kota Waitakere, bagian Barat wilayah perkotaan lebih besar Auckland, pertama kali Selandia Baru, eco-city, bekerja dari GreenPrint, dokumen pedoman bahwa Dewan Kota dikembangkan pada awal 1990-an.
  • Republik Irlandia, South Dublin County Council mengumumkan rencana pada akhir tahun 2007 untuk mengembangkan Clonburris, pinggiran baru Dublin untuk berisi hingga 15.000 rumah baru, harus dirancang untuk mencapai nilai standar internasional. Rencana untuk Clonburris termasuk. Inovasi hijau yang tak terhitung jumlahnya seperti tinggi tingkat efisiensi energi, energi terbarukan wajib untuk pemanasan dan listrik, penggunaan bahan bangunan daur ulang dan berkelanjutan, sistem distrik pemanas penyebaran panas, pemberian jatah untuk makanan tumbuh, dan bahkan melarang pengering jatuh, dengan pengeringan alami daerah yang disediakan sebagai gantinya.
  • Swedia, Gothenburg, dan terutama Älvstaden (pusat kota di tepi sungai Göta älv) adalah contoh yang baik dari kota yang berkelanjutan di Swedia. Mereka memiliki dampak lingkungan yang rendah, mengandung rumah pasif, sistem daur ulang yang baik untuk limbah, dll
  • United Kingdom, Hammarby Sjöstad, Stockholm, St Davids kota terkecil di Inggris bertujuan untuk menjadi kota pertama yang netral karbon di dunia. Leicester adalah kota lingkungan pertama Inggris.
  • Amerika Serikat, Arcosanti, Arizona Treasure Island, San Francisco: merupakan proyek yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kota kecil. Coyote Springs Nevada kota terbesar direncanakan di Amerika Serikat. Babcock Ranch Florida sebuah kota bertenaga surya diusulkan. Douglass Ranch di Arizona Buckeye. Mesa del Sol di Albuquerque, New Mexico, Sonoma Mountain Village di Taman Rohnert, California








Daftar Pustaka



Jumat, 13 Juni 2014

Kontradiksi Keputusan-keputusan Terhadap Kejahatan Narkoba

Tugas Ilmu Budaya Dasar ke-3
   2.      Kontradiksi keputusan – keputusan terhadap kejahatan narkoba?
Kontradiksi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pertentangan antara dua hal yang sangat berlawanan atau bertentangan.

Kontradiksi yang sering kali terjadi diantaranya adalah keinginan masyarakat agar para pengedar maupun pengguna narkoba mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang telah mereka lakukan, tapi keputusan baik dari MA maupun Menhukman terkadang membuat kita sebagai masyarakat kesal. MA maupun Menhukman kadang kala selalu membuat keputusan untuk meringankan pemberian remisi pada kasus narkoba. Sebagai contoh, kita dapat melihat membaca artikel yang terdapat pada laman ini
http://sinarharapan.com/index.php/news/read/read/22373/kontradiksi-penegakan-hukum.html

Nama : Endang Wulandari
NPM  : 22313905
Kelas  : 1TB04

Tanggapan dan Jalan Keluar mengenai Lokalisasi

  Tugas Ilmu Budaya Dasar (2)
  3.      Tanggapan dan jalan keluar mengenai lokalisasi.

Sebelum saya member tanggapan dan jalan keluar mengenai lokalisasi, saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu lokalisasi dan contoh beberapa tempat lokalisasi yang terkenal di Indonesia.

lokalisasi adalah istilah yang berkonotasi sebagai tempat penampungan wanita penghibur dan Wanita Tuna Susila (WTS). Atau bahasa kasarnya tempat PSK (Pekerja Seks Komersial) biasa mangkal. Di beberapa daerah istilah lokalisasi pun memiliki beragam nama. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa tempat lokalisasi populer.
a)      Saritem, terletak di kota Bandung Jawa Barat. Lokalisasi ini terletak di dekat stasiun kereta. Tepatnya antara jalan Astana Anyar dan Gardu Jati.
b)      Gang Sadar adalah tempat prostitusi yang ada di provinsi Jawa Tengah, tepatnya berada di kabupaten Purwokerto.
c)      Pasar Kembang adalah tempat prostitusi yang berada di tengah-tengah kota Jogjakarta
d)     Doly, lokalisasi Doly merupakan lokalisasi atau tempat prostitusi terbesar se Asia-tenggara.
e)      SK (Sunan Kuning) adalah sebuah lokalisasi WTS di Kota Semarang, Jawa Tengah. Terletak di dekat Pelabuhan Tanjung Mas dan Bandara Ahmad Yani.
f)      Lokalisasi Sintai Batam
Lokalisasi Sintai merupakan lokalisasi terbesar di kepulauan batam.

Ø  Tanggapan saya mengenai lokalisasi : Lokalisasi adalah tempat yang buruk, baik menurut pandangan agama maupun tanggapan masyarakat, tetapi terkadang pemerintah menutup mata dan hanya menutup tempat ini ketika umat islam akan mulai ibadah puasa padahal tempat seperti ini pasti akan berefek buruk pada lingkungan sekitarnya terutama jika lingkungan sekitar banyak anak – anak maupun remaja yang sedang mencari jati diri mereka.
Ø  Jalan keluar yang harus diterapkan adalah penutupan tempat dan pengawasan serius dari pemerintah agar tempat prostitusi seperti ini tidak semakin merajalela. Tindakan penolakan dari masyarakat juga sangat penting untuk kelangsungan tempat ini. Jika masyarakat hanya mengandalkan gerakan dari pemerintah yang terkadang lama, dapat dipastikan tempat ini akan semakin tumbuh subur. Masyarakat wajib menolak adanya tempat seperti ini, khususnya di daerah sendiri dan umumnya di daerah lainnya. Yang pasti tempat seperti ini sangat tidak diridhoi oleh agama dan bukan  tempat yang baik.

Nama : Endang Wulandari
NPM  : 22313905
Kelas  : 1TB04

Seandainya Saya menjadi Calon Legislatif, Saya akan ...


       Tugas Ilmu Budaya Dasar (2)
    2.      Seandainya saya menjadi caleg, saya akan …

Caleg atau Calon legislatif adalah orang yang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif, atau calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Seandainya saya menjadi Caleg, hal pertama yang akan saya lakukan adalah mempromosikan diri saya terlebih dahulu agar semakin dipercaya oleh masyarakat, mencoba merealisasikan apa yang telah saya janjikan pada masyarakat agar janji yang saya ucapkan tidak menjadi bualan semata dan membuat Indonesia semakin maju, mencoba bersikap jujur dan adil serta tidak memanfaatkan jabatan yang saya pegang untuk berbuat buruk atau di luar kewajiban saya.

Nama : Endang Wulandari
NPM  : 22313905
Kelas  : 1TB04

 

Minggu, 08 Juni 2014

Apa Pendapat, Solusi dan Penghindaran Anda Terhadap Pedofil


Tugas Ilmu Budaya Dasar ke-3

     1.      Apa pendapat, solusi dan penghindaran anda terhadap pedofil?
Menurut saya Pedofilia adalah suatu kelainan seksual (dan kejiwaan) pada seseorang yang punya ketertarikan pada anak di bawah umur (children). Atau penyimpangan seksual di mana anak-anak adalah objek seksual disukai. 
Secara detail Pedofilia adalah paraphilia yang melibatkan minat abnormal pada anak. Paraphilia adalah gangguan yang ditandai dengan berulang intens dorongan seksual dan syur fantasi umumnya melibatkan : objek bukan manusia, penderitaan atau penghinaan diri sendiri atau pasangan seseorang (bukan hanya simulasi), atau hewan, anak-anak, atau orang nonconsenting lainnya. Pedofilia juga gangguan psikoseksual di mana tindakan fantasi atau sebenarnya terlibat dalam aktivitas seksual dengan anak-anak sebelum pubertas adalah berarti disukai atau eksklusif untuk mencapai rangsangan seksual dan kepuasan. Ini mungkin ditujukan terhadap anak-anak dari jenis kelamin yang sama atau anak-anak dari jenis kelamin lainnya. Beberapa pedofil yang tertarik pada kedua anak laki-laki dan perempuan. Beberapa tertarik hanya untuk anak-anak, sementara yang lain tertarik untuk orang dewasa maupun anak-anak.

      Pedofilia didefinisikan oleh para profesional kesehatan mental sebagai gangguan mental, tetapi sistem hukum Amerika mendefinisikan bertindak atas dorongan pedofilia sebagai tindakan kriminal. 
Solusi untuk para penderita Pedofilia yaitu diharapkan untuk berpartisipasi dalam program pengobatan. Di antara bentuk-bentuk perawatan yang efektif untuk pedofilia yaitu kognitif dan terapi perilaku yang mempekerjakan pelatihan empati dan restrukturisasi pola pikir menyimpang dan terdistorsi. Pelatihan Empati mengajarkan pasien untuk melihat perilakunya dari sudut pandang korban. Upaya distorsi kognitif terapi untuk merestrukturisasi pasien menyimpang gagasan-misalnya, dengan memperkuat fakta bahwa pemaksaan terhadap anak-anak ke dalam kegiatan seksual adalah perilaku yang tidak pantas. Dalam beberapa obat kasus seperti cyproterone yang menekan aktivitas testosteron pada pria dapat efektif dalam mengurangi perilaku yang agresif dan dorongan seksual.
Sedangkan cara penghindari pedofil sendiri diantaranya adalah dengan mendekatkan diri pada Tuhan yang Maha Esa, lebih dengan dengan keluarga, pengawasan terhadap anak agar terhindar dari seorang yang pedofil.
 
Nama    : Endang Wulandari
NPM     : 22313905
Kelas     : 1TB04